13 April 2009
Ternyata…
Cupid tidak pernah kehabisan anak panahnya. Memang …
Hari ini 22 hari setelah 22 Maret, pertemuan pertama itu…
Berusaha untuk bertemu. Hari Cerah.
Sepanjang pagi Aisyah sibuk dengan profesinya.
Pada saat yang sama, 5 KM Utara Jogja, Fahri juga sibuk dengan sesuatu yang Aisyah sebut “Tugas Masa Depan”
Semua alami Senin yang Crowded.
Dari kendala teknis hingga tidak bisa saling berkirim messenger – sang penghantar energy- , under pressure callbox, ponsel Fahri low bat, sampai kemudian … hari yang tadinya cerah tiba – tiba menjemput hujan membawa angin dan 1-2 kali petir.
Angkasa tengah mengenakan jubah hitam yang luruh perlahan. This is a real story.
Ternyata ….
Adegan yang sering kita anggap berlebihan di sebuah layar bisa juga jadi keniscayaan..memang ada.
Injury time 20 menit saat Aisyah mengemis pada cuaca.
Ternyata Fahri telah ‘berkorban’ lebih dulu …. 60 menit berdetak menghitung runtuhan hujan… di luar.
Ternyata…
Kita memang tak pernah tahu apa yang dirindukan sampai sesuatu itu tiba di depan mata.
No comments:
Post a Comment